18 September 2008

Banjir Kanal Timur ( BKT )

Informasi ini didapat dari http://www.pu.go.id/publik/proy_strategis/BKanalTimur/index.htm

Latar Belakang

Sarana pengendalian banjir di wilayah Timur Jakarta masih sangat minim. Merupakan landscap pengembangan wilayah timur dan utara Jakarta sebagai kawasan bisnis, industri pergudangan, dan wisata (resort, dermaga marina, & fasiltas olahraga). Penanganan banjir direncanakan membuat flood way yang akan mensudet sungai-sungai di wilayah Timur Jakarta untuk langsung dialirkan ke laut. Dicanangkan pada tanggal 10 Juli 2003.

Tujuan

Melayani wilayah seluas 207 km2 dan melindungi wilayah seluas 270 km2 di Timur bagian Utara DKI Jakarta yang merupakan kawasan industri, perdagangan, pergudangan, dan permukiman. Menjadi prasarana konservasi air untuk pengisian air tanah dan sumber air baku, lalu lintas air. Potensial menjadi motor pertumbuhan wilayah Timur dan Utara yang bersuasana Water Front. Mengurangi genangan/rawan banjir di 13 kawasan di wilayah DKI Jakarta.

Aspek Teknis

Panjang  2,35 Km, Lebar 100 - 300 m, Memotong sungai yang melintas Jakarta bagian Timur Kali Cipinang, Sunter, Buaran, Jatikramat, Cakung, Blencong, Lansekap Kanal Timur Memunculkan potensi pengembangan wilayah (pelabuhan, kawasan wisata air & marina, pusat bisnis, permukiman, & lalu lintas air), Pembangunan oleh : Pemerintah Pusat (Depkimpraswil) Perencanaan & pelaksanaan sebagian konstruksi Pemprov. DKI Jakarta Pembebasan lahan, Pelaksanaan 7 tahun


Alokasi dana TA 2003 Rp. 98 milyar untuk pembuatan kanal dari arah laut (Marunda) sepanjang 2,4 Km. Rencana pembangunan : Kanal Timur - Buaran (23,4 Km), Kanal Timur - Marunda (2,4 Km), Kanal Timur - Ujung Menteng (23,5 Km).


Ps : memang dengan adanya Lokasi ini, diharapkan kepada masyarakat mau peduli dengan menjaga dan memelihara keutuhan kebersihan Kanal Bagian Timur ini dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama langsung ke Kanal Timur dan juga tidak membangun pemukiman di sepanjang Kanal Timur. Dengan begitu ( InsyaALLAH ) Kota Jakarta atau DKI. Jakarta tidak lagi mengulang masalah kebanjiran dari tahun demi tahun.... Amin.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

gunakan hati dalam setiap mengambil suatu keputusan yang bersifat selamanya