27 Maret 2009

Gunakan Kondom Jika ...


Foto yang ada disamping saya ambil dari http://www.yahoo.com/ temanya tentang AIDS, di lokasi ini ribuan atau mungkin jutaan kondom di buat untuk mengurangi virus HIV / AIDS ini menyebar bertambah besar. pada inti dari pembuatan kondom ini adalah menekan jumlah virus untuk menyebar lebih cepat tapi memang terkadang timbul pro dan kontra di masyarkat, dengan adanya kondom semakin banyak orang yang sudah melupakan bahwa hubungan suami istri ( ML ) haruslah di berikan kepada seseorang yang istimewa dan mempunyai harapan dan cita - cita yang sama, dan terlebih di minta untuk setia terhadap satu pasangan. memang setiap manusia tidak dapat di kekang dengan suatu pemikiran yang kuno ( istilah kate ... jaman bahela ), jadi sekarang semua itu kembali lagi kepada diri kita sendiri, bagaimana kita memahaminya, keputusan yang diambil tentang program kondom yang sedang digembor - gemborkan, adalah semata - mata di buat agar orang memikirkan kembali setiap tindakan yang akan diambil, jika memang sudah tidak 'tahan' ( tau donk ... apaan coba, sok tahu loe ) gunakan lah kondom untuk mencegah dari hal -hal yang di inginkan ( hehehehe ), dan ingat sekali lagi pemakaian kondom tidak selalu dapat melindungi dan mencegah 100% dari timbulnya kehamilan atau terkena virus HIV.

Cuti Karyawan

Peraturan di pemerintah dan yang sudah berlaku di masing - masing perusahaan adalah karyawan tetap berhak mendapatkan hak cuti 12 hari dalam satu tahun, terkadang ada yang di potong 3 hari langsung untuk lebaran (jika perusahaan nya semua pegawainya muslim) ada juga yang tidak. Semua itu adalah kebijakan dan peraturan dari masing - masing perusahaan untuk mengatur jalannya operasional intern.
Yang saya alami selama kurang lebih 2004 hingga saat ini, adalah setahun kita mendapatkan 12 hari kerja, namun telah di potong 3 hari untuk lebaran, jadi sisa cuti karyawan adalah 9 hari per tahun. dengan begitu kita bisa mengajukannya sepanjang tahun ini dan memperoleh hak cutinya selama masih ada cuti karyawan untuk dirinya yang masih tersisa, yang bikin kesel masih saja ada yang mengajukan cuti mepet sekali, misalnya surat cuti tersebut tanggal 10 tapi mengajukannya tanggal 8, seharusnya yang benar adalah satu minggu dari hari kerja (minimal) haruslah sudah di ajukan ke meja HRD, dengan begitu operasional perusahaan tidak terganggu, dan dengan cepat di selesaikan dengan baik.
Akan tetapi, ada juga yang pimpinan yang merasa, katanya "hal tersebut tidak usah terlalu di besarkan", jadi seandai besok mau cuti dan hari ini baru diajukan yach di approve saja, gila yach... bagi dia mungkin gampang, tapi bagi memegang kendali kontrol HRD akan terasa seperti, ini bukan perusahaan melainkan taman kanak - kanak yang bisa dengan seenak perutnya minta ijin cuti tanpa melihat dan mengatur jadwal pengganti jika si peminta cuti ini sedang cuti.

24 Maret 2009

Untaian Hati

Mungkin ada benarnya juga, ucapan dari om dan tante gw kemarin, bahwa gw itu orang yang idealis perfeksionis, arti kata idealis perfeksionis bagi gw adalah suatu ungkapan karakter yang ada pada diri gw, yang bisa menilai siapa gw ini hanya lah orang - orang yang ada di sekitar gw, karena gw selalu berprinsip bahwa dalam mengerjakan suatu tugas atau tanggung jawab haruslah di kerjakan dengan sempurna dengan memperlajari terlebih dahulu masalah yang akan di kerjakan, sehingga tidak timbul suatu pengulangan pekerjaan, karena pada inti nya pekerjaan itu dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat jika kita total dalam menjalani.
Bagaimanapun karakter gw, gw selalu belajar untuk tidak terperosok ke dalam jurang lebih dalam dan gw harus berusaha keluar dari jurang itu dan belajar dimana letak kesalahan gw, agar gw tidak masuk kejurang lagi.
Hehehehe ... mungkin karakter gw terbentuk karena gw pernah merasakan sakitnya terjatuh dari kehidupan, dan gw menanamkan dan membentuk diri gw yang saat ini akibat dari cerita di masa lalu. gw cuma berharap bahwa kaakter yang ada pada diri gw tidak membuat kesalahan yang fatal dan bakal gw sesalin seumur hidup gw.

18 Maret 2009

Ungkapan Hati dalam Pengurusan KTP dan KK

Pagi tadi saya baru saja mengurus KTP dan KK di kelurahan Meruya Utara, setelah sudah berminggu - minggu di urus sama adik saya, menurut pengakuan dan kenyataan yang terjadi bahwa pihak dari pegawai kependudukan di kelurahan bertindak acuh kepada adik saya, nyatanya tadi memang berlainan terhadap pengakuan yang saya dengar ( mudah2an saja apa yang di utarakan itu salah ), karena menurut saya yang seharusnya terjadi adalah sebagai seorang pegawai di kelurahan, bertindak memberikan informasi yang jelas kepada masyarkat tentang bagaimana cara prosedur pembuataan KTP dan KK yang pindah, jadi tidak bikin masyarakat terutama adik saya yang awan tentang prosedur yang ada bingung dan akhirnya marah, seharusnya hal yang mudah seperti ini kan tidak ada dan tidak perlu, dan ini bukan suatu masalah yang besar dan memang tidak ada masalah, yang ada hanya ketidak tahuan dari masyarakat dan kurangnya pemberitahuan prosedur / tata cara pengurusan KTP dan KK.
dan menurut pernyataan dari pihak kelurahan bahwa dalam pengurusan KTP Nasional haruslah dapat selesai dalam 3 hari kerja dan setelah itu baru di lakukan pengisian blangko KK untuk pengurusan KK baru, dan hasil dari KK tersebut di butuhkan waktu antara ± 2 minggu, benar atau tidaknya tata cara ini, inilah jawaban yang saya dapat tadi pagi, hari rabu, tanggal 18 maret 2009 pukul 08.30 wib di lokasi kelurahan meruya utara. dan untuk KTP saya yang salah jadinya hari jumat, tanggal 20 maret 2009.
kesimpulan yang saya dapat bahwa (maaf)pegawai kelurahan kurang bisa mensosialisasikan tata cara yang harus di tempuh oleh masyarakat dalam hal pengurusan KTP dan KK. ditambah lagi kurangnya keramahan dari pegawai tersebut.

17 Maret 2009

Hasil Yang Memuaskan

manusia tidak lepas dari keinginan dan keinginan yang terkadang bikin hidup jadi semakin rumit karena persoalan yang dibuat oleh dirinya sendiri, dan salah satu dari manusia yang ada itu adalah aku. aku mencoba hidup dengan sederhana mungkin dimana semua itu terkadang bertentangan dengan hati. tapi selalu saja ada yang membisikan di telinga ku untuk tidak berbua yang ujung - ujungan nya membuat diriku susah, saya tidak tahu itu 'dia' itu siapa cuma yang pasti 'dia' menginginkanaku supaya lebih bertanggung jawab dalam rumah tangga dan kepada pemberi rizki ku yaitu ALLAH SWT selama ini.
dengan sholat semua yang aku bayangkan dengan khayalan tingkat tinggi, pelan - pelan mulai mereda, dengan pemikiran yang lebih matang dan cermat atas kebutuhan yang lebih penting dari itu semua. akhir - akhir ini gw merasa lebih tenang dan tenang dalam mengambil keputusan dan lebih bijaksana dalam menyibak tabir kehidupan berkeluarga gw sekarang.